Showing posts with label Bengkalis. Show all posts
Showing posts with label Bengkalis. Show all posts

Saturday, July 4, 2015

H - 9 Idul Fitri, Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Bebas Kemacetan Panjang

RiauCitizen.com, Budaya - Kabar gembira tampak menaungi ratusan bahkan ribuan pengguna kendaraan bermotor yang melintasi Jalan lintas Duri-Pekanbaru. H-9 jelang Idul Fitri, dua titik kemacetan panjang di Kilometer 99 Sam-sam dan Kilometer 112 Semunai di Kecamatan Pinggir, Bengkalis bakal dapat dilintasi pada dua jalurnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan lalu lintas Polres Bengkalis AKP Alex Sandi Siregar melalui Koordinator Traffigh Accident Centre (TAC) Balai Raja, Bripka Eki Risman melalui sambungan telepon genggamnya, Jum'at (3/7/15)

"Menurut laporan pengawas lapangan pengerjaan proyek rigid beton di dua titik itu, paling lambat H-9 Idul Fitri, dua jalur di jalan lintas Pekanbaru - Duri itu sudah dapat dilalui," terangnya.

Dikatakan Eki, jika dua jalur rigid beton itu sudah dapat dilalui, dipastikan kemacetan panjang tidak akan ada lagi hingga arus lalu lintas dipastikan lancar." Yang pastinya, hanya tinggal pengendara saja yang harus berhati-hati melintas," pesannya.(dic/rtc)

Thursday, July 2, 2015

Tahun Ini Dibangun 50 Canal Blocking di Bukitbatu, Bengkalis Antisipasi Karhutla

RiauCitizen.com, Lingkungan - Mengantisipasi dan meminimalisir musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, tahun ini akan dibangun 50 sekat kanal atau canal blocking oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI di daerah tersebut. 

Kepastian mengenai pembuatan 50 penyekat kanal di kawasan rawan Karhutla ini, terungkap pada rapat pertemuan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dengan Staf Ahli Kementerian LH Dr Hani, di lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (2/7/15). 

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, pihak kementerian memaparkan rencananya yang ditargetkan selesaikan pada September tahun ini. 

Rapat pertemuan antara Kementerian LH dan Pemkab Bengkalis, dihadiri Asisten I Setda Bengkalis Amir Faisal, Kepala Perkebunan dan Kehutanan Herman, Kepala BLH Bengkalis Arman AA, Kepala Pertanian dan Peternakan, Ariyanto dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya pihak tim Kementerian LH melakukan survei di lapangan, untuk menentukan titik-titik yang bakal dibuat sekat kanal. Di antaranya, kawasan yang menjadi perhatian serius berada di Desa Tanjung Leban, Buruk Bakul dan Kampung Jawa dan sejumlah titik yang selama ini rawan kebakaran hutan dan lahan. 

Seperti diungkapkan Dr Hani, berdasarkan hasil survei di lapangan, di kawasan itu sebagian besar memiliki kanal, namun kondisinya kering, sehingga sangat rentan kebakaran. Jadi untuk mengembalikan agar kondisi lahan gambut di kawasan itu tetap basah, maka solusi paling tepat melalui pembuatan sekat kanal. 

Karena dengan pembuatan sekat kanal ini, otomatis akan menahan laju air, sehingga mampu menaikan permukaan air. Di kawasan yang telah disurvei berdekatan dengan kanal milik perusahaan perkebunan, yang selama ini dilakukan penyekatan, sehingga kondisi air di kanal milik perusahaan tetap ada walau dalam kondisi musim panas.

“Untuk mengantisipasi musibah kebakaran hutan dan lahan, kita harus mengambalikan sifat gambut, dimana sifat gambut itu, harus tetap basah. Salah satu caranya, dengan pembautan sekat kanal, agar air dalam kanal tetap tertahan,” ujar Dr Hani. 

Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, menyambut baik langkah pembuatan sekat kanal oleh Kementerian LH dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Mengingat musibah kebakaran hutan dan lahan, semacam menjadi fenomena tahunan yang terus melanda Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis

Untuk menanggulangi karhutla, Pemkab Bengkalis terus melakukan berbagai upaya konkrit di lapangan. Misalnya, gencar melakukan sosialisasi di masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kemudian mempersiapkan tenaga pencegahan dan penanggulangan kebakaran, dari tingkat desa hingga kabupaten, seperti memperkuat tim menggala agni. 

Sementara itu, mengenai himbauan pembuatan sekat kanal, sebenarnya sudah jauh-jauh hari dilakukan oleh Pemkab Bengkalis. Bahkan jauh sebelum ini, sejak tahun 2005, Pemkab Bengkalis telah menghimbau masyarakat untuk melakukan metode sekat kanal. 

“Metode ini sudah kami sampaikan kepada masyarakat sejak tahun 2005 lalu,” ungkap Arman Kepala BLH Bengkalis.

Yusuf Luqita Jabat Kasi Pidsus Baru Kejari Bengkalis

RiauCitizen.com, Hukum - Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis diganti. Sebelumnya dijabat Yanuar Rheza Mohammad resmi digantikan Kasi Intel Kejari Dumai Yusuf Luqita Danawihardja. 

Yanuar Rheza Mohammad yang sudah mengabdi sekitar 1 tahun dan 5 bulan di Bengkalis pindahtugas sebagai Kasi Intel di Kejari Sangata, Kalimantan Timur. Serahterima jabatan dipimpin Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra berlangsung di aula kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian, Kamis (2/1/14).

Sertijab tersebut turut disaksikan jajaran Kejari Bengkalis.Kesempatan ini Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra berharap, jajaran terus menjaga kekompakan serta melaksanakan program kerja yang belum diselesaikan.

“Jaga kekompakan dan terus melaksanakan program kerja yang belum diselesaikan pejabat lama. Komitmen tetap perangi tehadap korupsi, karena korupsi menjadi atensi saat ini, dimana pun bertugas. Jabatan baru merupakan amanah dan harus dapat melaksanakan tugas yang lebih baik dari sebelumnya karena kedepan tugas masih banyak," pesannya.(dow/rtc)

Ketua Panwas Bengkalis Lantik 24 Anggota Panwascam

RiauCitizen.com, Politik - 24 petugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pilkada 2015 di Kabupaten Bengkalis mendatang resmi dilantik oleh Ketua Panwas Kabupaten Bengkalis Mendra, Rabu (1/7/15). 

Pengukuhan berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut ini tampak hadir Anggota Banwas Provinsi Riau Rusidi Rusdan, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan Wakapolres Bengkalis Kompol Defriyanto, Perwakilan Panwaslu Riau, Pas Intel Kodim 0303 Bengkalis dan Kasat Intel Polres Bengkalis.

Kesempatan ini Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dalam sambutannya mengatakan, sebagai wasit atau pengadil, Panwascam dituntut bersikap profesional. Karena, mempunyai tugas strategis mengawasi setiap tahapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Bengkalis

“Saya berharap seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik, segera melakukan koordinasi, baik secara vertikal maupun horizontal dengan semua pemangku kepentingan terkait. Sehingga tahapan-tahapan yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati 2015 ini, dapat diawasi dan terlaksana dengan baik,” harapnya. 

Lebih lanjut Herliyan mengatakan, setiap anggota Panwascam mempunyai tanggungjawab dalam menjaga stabilitas sosial politik pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 2015. 

“Untuk itu, seluruh anggota Panwascam dituntut untuk sikap profesional. Untuk itu jangan sampai dan tidak boleh timbulnya konflik. Apalagi berpihak kepada salah satu pasangan calon atau kepentingan poltik kelompok tertentu. Jika ini terjadi, tentu masyarakat yang akan dirugikan,” pesannya.(dic/rtc)

Wednesday, July 1, 2015

Diskop UKM Bengkalis Bina PKL Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

RiauCitizen.com, Ekonomi - Mendorong bergeraknya ekonomi kerakyatan di tingkat bawah, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bengkalis terus melakukan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di daerah ini. 

Pembinaan terhadap PKL tersebut juga sebagai salah satu prioritas kegiatan di Diskop UKM. “Selama ini peran PKL sebagai pelaku UKM masih belum optimal dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Untuk itulah membuat program berkesinambungan agar ke depan PKL ini menjadi salah satu pelaku ekonomi terus bertahan dan berkembang,” ungkap Kepala Diskop UKM Kabupaten Bengkalis Tuah Hasrun Saily, Rabu (1/7/15). 

Dipaparkannya, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendataan terhadap PKL yang tersebar dan terus bertambah. Selanjutnya akan di data serta dibuat program pembinaan maupun subsidi bagi yang membutuhkan modal kerja untuk mengembangkan usaha mereka. 

“Bentuk program pembinaan yang akan dilakukan, tergantung dimana PKL itu berada serta produk yang dijual ke konsumen. PKL itu adalah salah satu pondasi ekonomi kerakyatan yang membutuhkan pembinaan. Mudah-mudahan program pembinaan terhadap PKL dapat berkelanjutan,” harapnya.(dow/rtc)