Thursday, July 2, 2015

Ambil Sampel Takjil, Diskes Dumai Temukan Boraks

RiauCitizen.com, Kesehatan - Hasil pemeriksaan laboraturium jajanan pasar Ramadhan yang diambil dari beberapa hari diambil sampelnya oleh Dinas Kesehatan Kota Dumai menemukan kandungan berbahaya seperti boraks dan rodamin B. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Paisal, mengatakan zat berbahaya tersebut ditemukan pada mie basah atau mie kuning, cincau dan buah delima. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh pedagang untuk berlaku curang dalam menjajakan makanannya. 

"Hasil pemeriksaan di laboratorium mie kuning dan cincau positif mengandung boraks dan delima mengandung Rodamin B. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia. Apalagi bertepatan dengan bulan puasa seperti ini," kata Paisal, kepada sejumlah awak media, Kamis (2/7/15). 

Ditambahkan Paisal, pengambilan sampel jajanan di pasar ramadhan itu dilakukan sejak 21 Juni 2015 lalu. Tim Diskes Dumai telah melakukan pengambilan sampel terhadap makanan dan minuman yang dijajakan di pasar-pasar ramadhan. 

"Sampel kita ambil di sepuluh titik pasar ramadhan, mulai dari Pasar Sudirman, Jaya Mukti, Sukajadi, Anggur, Pulau Payung, Simpang Dock Yard, Marlan Jaya, Kelapa, Bagan Besar dan Pasar Ramadhan Janur Kuning, dan hasilnya ditemukan kandung berbahaya," tambahnya. 

Setelah mengambil sampel, kata dia, Tim Diskes Dumai langsung melakukan pemeriksaan sampel di Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Dumai. Hasilnya, sampel dari Pasar Ramadhan Sudirman dan Anggur, Pulau Payung positif mengandung boraks itu dari makanan jenis mie. 

Sedangkan buah delima yang diambil dari pasar Pulau Payung juga ditemukan mengandung boraks dan rodamin B, begitu juga cincau setelah diperiksa dilaboratorium hasilnya positif mengadnung boraks dan mie pecal dari Marlan jaya juga positif mengandung boraks. 

"Makanan yang mengandung Borax rata-rata terbuat dari mie kuning. Kami imbau kepada seluruh konsumen untuk berhati-hati membeli makanan sebagai tambahan menu berbuka puasa di Pasar Ramadhan. Jadilah konsumen yang pintar setiap membeli makanan," pungkasnya.(dic/rtc)

Tahun Ini Dibangun 50 Canal Blocking di Bukitbatu, Bengkalis Antisipasi Karhutla

RiauCitizen.com, Lingkungan - Mengantisipasi dan meminimalisir musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, tahun ini akan dibangun 50 sekat kanal atau canal blocking oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI di daerah tersebut. 

Kepastian mengenai pembuatan 50 penyekat kanal di kawasan rawan Karhutla ini, terungkap pada rapat pertemuan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dengan Staf Ahli Kementerian LH Dr Hani, di lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (2/7/15). 

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, pihak kementerian memaparkan rencananya yang ditargetkan selesaikan pada September tahun ini. 

Rapat pertemuan antara Kementerian LH dan Pemkab Bengkalis, dihadiri Asisten I Setda Bengkalis Amir Faisal, Kepala Perkebunan dan Kehutanan Herman, Kepala BLH Bengkalis Arman AA, Kepala Pertanian dan Peternakan, Ariyanto dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya pihak tim Kementerian LH melakukan survei di lapangan, untuk menentukan titik-titik yang bakal dibuat sekat kanal. Di antaranya, kawasan yang menjadi perhatian serius berada di Desa Tanjung Leban, Buruk Bakul dan Kampung Jawa dan sejumlah titik yang selama ini rawan kebakaran hutan dan lahan. 

Seperti diungkapkan Dr Hani, berdasarkan hasil survei di lapangan, di kawasan itu sebagian besar memiliki kanal, namun kondisinya kering, sehingga sangat rentan kebakaran. Jadi untuk mengembalikan agar kondisi lahan gambut di kawasan itu tetap basah, maka solusi paling tepat melalui pembuatan sekat kanal. 

Karena dengan pembuatan sekat kanal ini, otomatis akan menahan laju air, sehingga mampu menaikan permukaan air. Di kawasan yang telah disurvei berdekatan dengan kanal milik perusahaan perkebunan, yang selama ini dilakukan penyekatan, sehingga kondisi air di kanal milik perusahaan tetap ada walau dalam kondisi musim panas.

“Untuk mengantisipasi musibah kebakaran hutan dan lahan, kita harus mengambalikan sifat gambut, dimana sifat gambut itu, harus tetap basah. Salah satu caranya, dengan pembautan sekat kanal, agar air dalam kanal tetap tertahan,” ujar Dr Hani. 

Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, menyambut baik langkah pembuatan sekat kanal oleh Kementerian LH dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Mengingat musibah kebakaran hutan dan lahan, semacam menjadi fenomena tahunan yang terus melanda Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis

Untuk menanggulangi karhutla, Pemkab Bengkalis terus melakukan berbagai upaya konkrit di lapangan. Misalnya, gencar melakukan sosialisasi di masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kemudian mempersiapkan tenaga pencegahan dan penanggulangan kebakaran, dari tingkat desa hingga kabupaten, seperti memperkuat tim menggala agni. 

Sementara itu, mengenai himbauan pembuatan sekat kanal, sebenarnya sudah jauh-jauh hari dilakukan oleh Pemkab Bengkalis. Bahkan jauh sebelum ini, sejak tahun 2005, Pemkab Bengkalis telah menghimbau masyarakat untuk melakukan metode sekat kanal. 

“Metode ini sudah kami sampaikan kepada masyarakat sejak tahun 2005 lalu,” ungkap Arman Kepala BLH Bengkalis.

Pembahasan APBD P, Pemkab Kampar Berikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi

RiauCitizen.com, Politik - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar gelar Rapat Paripurna tentang Jawaban Pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kampar terhadap perubahan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2015 Kamis (2/7/15). 

Asisten III Setda Kampar Nurahmi menjelaskan Pandangan Umum Pemda Kampar terhadap pandangan berbagai fraksi diantaranya Fraksi Golkar untuk peningkatan PAD, fraksi Demokrat untuk mewujudkan program prioritas daerah termasuk sector kesehatan dan pendidikan, dari fraksi Gerindra masalah BUMD dan bantuan pendidikan. 

Ditambah lagi dari fraksi PAN soal pengelolaan pendapatan Daerah, pegawai honorer puskesmas 24 jam, ditambah dari Hanura soal PAD dan Retribusi, dari PDI P yang menitik beratkan soal tambahan anggaran di Dinas dan dari fraksi PPP dan PKS berkaitan kenaikan anggaran dinas kesehatan, fraksi Nasdem menyangkut pembangunan infrastruktur. 

Dijelaskan Nurahmi, Pemda berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan program dan kegiatan sesuai jadwal dan peraturan, berusaha untuk mewujudkan pembangunan program prioritas daerah khususnya untuk mewujudkan tiga “zero” pembangunan serta untuk mewujudkan Program RTMPE termasuk sektor kesehatan dan pendidikan akan jadi prioritas pembangunan, terang Nurahmi. 

Disamping itu terhadap perizinan melalui peningkatan pengawasan terhadap objek perizinan bangunan perumahan, masalah BUMD Nurahmi menjelaskan, Pemda Kampar telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan kapasitas dan produktifitas BUMD. 

Diantaranya dengan penguatan struktur permodalan dengan penambahan penyertaan modal antara lain pada PD.BPR Sarimadu, PD.Kampar aneka karya dan PDAM Tirta Kampar, walaupun sejauh ini masih belum berdampak signifikan karenanya disamping itu Pemda juga melaksanakan pembinaan dan avaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, untuk ke depan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap PAD. 

Sehubungan alokasi dan distribusi bantuan pendidikan kepada mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu, sudah dianggarkan melalui APBD tahun 2015 untuk beasiswa bagi yang kurang mampu maupun yang berprestasi. 

Terhadap mengelolaan pendapatan daerah, Pemda tetap berpedoman pada UU No.28 tahun 2009 dan untuk meningkatkan PAD memang diperlukan SDM yang handal sehingga mampu mengoptimalkan pendapatan, begitu halnya terhadap pegawai honorer puskesmas 24 jam akan dicarikan solusi dengan meningkatkan konsultasi pada pihak terkait seperti BPKP dan BPK agar sesuai aturan berlaku. 

Mengakhiri tanggapannya Nurahmi mengucapkan terima pada dewan yang telah menyampaikan tanggapan baik dalam bentuk pertanyaan, saran dan pendapat serta informasi membangun demi kesempurnaan RAPBD P T.A 2015. 

"Terhadap beberapa penjelasan yang masih kurang dapat di bahas lebih lanjut pada pembahasan di komisi dan Banggar di hari selanjutnya,"ucap Nurahmi.(dic/rtc)

Kadisdik Inhil : Tak ada Uang Administrasi Pengambilan SK

RiauCitizen.com, Pendidikan - Seluruh guru dan pengawas sekolah (PS) tidak melayani adanya oknum yang meminta uang saat pengurusan administrasi, khususnya SK pembayaran sertifikasi. 

Himbauan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Helmi D, ditegaskan jangan dilayani oknum seperti ini yang mengambil keuntungan dalam hal yang berkaitan dengan tugasnya. 

"Saya menghimbau seluruh guru dan pengawas sekolah agar tidak melayani oknum di Disdik yang meminta uang saat pengurusan administrasi, khususnya saat pengambilan SK pembayaran uang sertifikasi," ungkap Kadisdik Helmi D seperti disampaikan melalui awak media, Kamis (2/7/15). 

Beliau meminta pihak guru dan pengawas sekolah yang mengetahui adanya pungutan yang dilakukan oknum di Disdik Inhil ini, untuk melaporkan langsung kepadanya dengan membawa bukti adanya pungutan tersebut. 

"Kalau terbukti ada oknum yang melakukan pungutan tersebut, saya akan ambil tindakan tegas. Oknum seperti ini tidak boleh dibiarkan," katanya.(dow/rtc)

Jelang Pilkada Pelalawan 5 Calon Berebut Dampingi Zukri Misran

RiauCitizen.com, Politik - Lima calon pendamping wakil bupati untuk Pilkada Pelalawan 2015 bakal bertarung kuat mendampingi Zukri Misran di Pilkada. Kelimanya, antara lain Husni Tamrin, Nazzarudin Arnazh, Abdul Anas Badrun, Tengku Edi Sably dan Kasyiadi.

"Insya Allah, besok hasilnya, sudah keluar. Saat ini, masih dibahas oleh tim Survei independent," terang Zukri Misran, bakal calon bupati Pelalawan kepada wartawan, Kamis (2/6/15).

Meskipun, dukungan dari DPP PDI Perjuangan baru keluar pekan depan namun Zukri opitimis bakal diusung oleh partai berlambang moncong putih ini. "Sejauh ini, masih kita itu dan saya optimis bakal di usung oleh DPP," beber Zukri.

Anggota DPRD Provinsi ini mengakui, bahwa pihak DPP PDI Perjuangan, bakal mengumumkan hasil yang diusung untuk Pilkada Pelalawan pekan depan. Pengumuman DPP itu adalah satu paket. "Betul informasinya, pekan depan DPP PDI Perjuangan mengumumkan, hasil yang bakal diputuskan untuk Pilkada Pelalawan. Dan hasilnya satu paket yakni calon bupati dan wabupnya," tambah Zukri.

Sejauh ini, kata Zukri dukungan kian mengalir mengusung dia maju pada Pilkada Pelalawan. "Setakad ini, dukungan kian mengalir. Dukungan ini, semakin memompah semangat saya maju untuk Pilkada Pelalawan," tandasnya.(dow/rtc)

KPU Mencatat 400.191 Potensi Pemilih akan Berpartisipasi di Pilkada Rohul

RiauCitizen.com, Politik - Hasil sinkronisasi data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), potensi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rokan Hulu (Rohul) 9 Desember 2015 akan datang sekitar 400.191 pemilih.

Sesuai catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rohul, jumlah pemilih Pilkada Rohul 2015 lebih besar dari jumlah pemilih di Pemilihan Presiden 2014 lalu 351.090 pemilih.

Sedangkan potensi pemilih pemula di Pilkada tahun ini sekitar 12.162 pemilih, dan potensi pemilih lanjut usia berusia di atas 90 tahun sekitar 592 pemilih.

"Ini masih hasil sinkronisasi DP4, saat ini masih tahap print out. Karena akan ada tahapan pembentukan PPDP, dan Bimtek (Bimbingan Teknis)," kata Ketua KPU Rohul Fahrizal ST,MT didampingi tiga Komisioner lainnya, Kamis (2/7/15).

Fahrizal menjelaskan 15 Juli 2015, KPU Rohul melibatkan Panitia Pemilihan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai melakukan pemutakhiran data di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Namun, sebelum itu, PPS di 145 desa tersebar di 16 kecamatan harus membentuk Petugas Pemuktakhiran Data Pemilih (PPDP) di 963 TPS.

Sesuai jadwal KPU RI, pemuktahiran data pemilih dimulai 13 Agustus sampai 19 Agustus 2015. Kemudian, 1-2 September 2015, Daftar Pemilih Sementara bisa diketahui setelah ada pleno PPK. Dan pada 1 Oktober 2015, diperkirakan baru diketahui Daftar Pemilih Tetap Pilkada Rohul.

Terlepas itu, Fahrizal mengungkapkan jumlah TPS di Rohul mencapai 963 TPS karena banyaknya areal perkebunan. Dalam memudahkan dan meningkatnya partisipasi pemilih, maka TPS diperbanyak di areal perkebunan, karena jarak antara satu blok dengan blok lain cukup jauh.(dic/rtc)

Hasil Fit and Proper Test, PDI P Umumkan Calon yang Diusung Pilkada Pelalawan

RiauCitizen.com, Politik - DPP PDI Perjuangan segera mengumumkan hasil 'fit and profertes' yang di ikuti oleh sejumlah tokoh kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan, ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Pelalawan, Suprianto, Kamis (2/7/15).

"Insyaallah, dalam pekan depan hasil fit and propert test sudah keluar. Jadi kita tunggu sajalah, siapa nama-nama yang diputuskan, PDI Perjuangan untuk Pilkada Pelalawan," terang Suprianto.

Sejumlah nama, sebut dia, sudah mengikuti fit and propert test yang digelar DPP PDI Perjuangan di Jakarta beberapa waktu lalu. Diantara nama tersebut dua orang dari kader PDI Perjuangan diantaranya, Zukri Misran dan Kasyiadi. Diluar kader partai diantaranya, HM Harris dan Tengku Zulmizan.

Ketika ditanya dari nama-nama tersebut yang paling berpotensi di usung PDI Perjuangan Suprianto mengaku semuanya sangat berpeluang. "Dari nama-nama yang sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan ini, semuanya layak," papar dia.

Informasi yang dirangkum awak media dari berbagai sumber nama Zukri Misran, berpeluang besar diusung oleh partai moncong putih ini. Beberapa pekan terakhir ini, nama Zukri kian melambung untuk Pilkada Pelalawan.

Ditempat terpisah, dikabarkan HM Harris calon incubent yang sudah memilih pasangannya Zardewan, sangat intens melakukan lobi-lobi ke petinggi DPP PDI Perjuangan.(dow/rtc)

Yusuf Luqita Jabat Kasi Pidsus Baru Kejari Bengkalis

RiauCitizen.com, Hukum - Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis diganti. Sebelumnya dijabat Yanuar Rheza Mohammad resmi digantikan Kasi Intel Kejari Dumai Yusuf Luqita Danawihardja. 

Yanuar Rheza Mohammad yang sudah mengabdi sekitar 1 tahun dan 5 bulan di Bengkalis pindahtugas sebagai Kasi Intel di Kejari Sangata, Kalimantan Timur. Serahterima jabatan dipimpin Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra berlangsung di aula kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian, Kamis (2/1/14).

Sertijab tersebut turut disaksikan jajaran Kejari Bengkalis.Kesempatan ini Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra berharap, jajaran terus menjaga kekompakan serta melaksanakan program kerja yang belum diselesaikan.

“Jaga kekompakan dan terus melaksanakan program kerja yang belum diselesaikan pejabat lama. Komitmen tetap perangi tehadap korupsi, karena korupsi menjadi atensi saat ini, dimana pun bertugas. Jabatan baru merupakan amanah dan harus dapat melaksanakan tugas yang lebih baik dari sebelumnya karena kedepan tugas masih banyak," pesannya.(dow/rtc)

Proyek Multiyears Pelabuhan Dorak Selatpanjang Dianggarkan Rp.92 Miliar

RiauCitizen.com, Ekonomi - Proyek pembangunan pelabuhan Dorak, Kepulauan Meranti melalui proyek multi-year 2012-2014 menelan dana sekitar Rp. 92 milyar. Proyek ini sampai 2013 sudah terealisasi 40,7 persen dengan dana sebesar Rp. 41,66 milyar. Proyek yang bernilai strategis ini tetap dilanjutkan tahun depan. 

Kabag Humas Pemkab Kepulauan Meranti, Ery Suhairi didampingi Musa Albakri Kabid Pengairan Dinas PU Meranti/PPTK Pelabuhan Dorak, menjelaskan hal itu kepada pers guna meluruskan informasi yang kurang pas terkait proyek dermaga tersebut yang disebut mencapai R. 650 milyar.

“Angka Rp. 650 milyar ini sama sekali tidak benar dan bisa menimbulkan persepsi yang keliru di kalangan masyarakat. Saya perlu pastikan bahwa proyek ini secara rinci hanya dengan anggaran Rp. 92.930.784 000 dan bila ditambahkan dengan CCO (addendum) menjadi sekitar Rp. 102 milyar,” kata Musa Albakri. 

Menurut Musa, proyek pembangunan pelabuhan Dorak dikerjakan oleh PT Gelinding Mas Wahana Nusa yang sebelumnya dinyatakan lolos dalam lelang terbuka. Proyek yang kontrak kerjanya tertanggal 11 Oktober 2012 ini sejak awal dimulai dengan kegiatan pembangunan fasilitas darat berupa ruang tunggu terminal beserta fasilitas-fasilitas lain. 

“Secara riil di lapangan kini sudah dilakukan pekerjaan persiapan (kantor lapangan, pengukuran, block plant, infrastruktur (penahan tanah,material pemasangan sheet pile), pemancangan, pekerjaan tanah (timbunan pasir urug, pemasangan PVD, pembentangan geotektil) dan lain-lain,” sebut Musa. 

Suhairi selanjutnya menjelaskan, proyek pembangunan pelabuhan Dorak yang berlokasi di desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi yang berjarak sekitar 5 km dari dermaga lama di Tanjung Harapan merupakan proyek strategis sebagai pintu gerbang bagi pelayaran di Kabupaten Kepulauan Meranti. Apalagi kondisi pelabuhan Tanjung Harapan sudah tidak memadai lagi dalam menampung kegiatan pelayaran dan arus masuk dan keluar di wilayah ini. 

Keunggulan pelabuhan Dorak, kata Suhairi, terkait letaknya yang agak masuk ke perairan sungai sehingga aman dari gelombang bagi kapal-kapal yang bersandar. Selain itu, adanya pelabuhan telah membuka daerah baru dan cukup berpotensi menarik investasi.(dow/rls)

Inilah Upaya Kemendagri Cegah Konflik Pilkada di Daerah

RiauCitizen.com, Politik - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen agar konflik saat pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak terjadi. Karena itulah, Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (PPU) terus berkoordinasi dengan berbagai pihak penyelenggara pilkada, khususnya yang ada di daerah.

"Saya akan instruksikan kepala badan intelijen daerah di provinsi dan kabupaten/kota untuk koordiasi dengan berbagai stakeholder yang melaksanakan pilkada," kata Direktur Jenderal PPU, Soedarmo usai pelantikan 11 pejabat tinggi , di Gedung di Kemendagri, Jakarta, Rabu (1/7/15).

Orang yang baru menduduki jabatan barunya di Dirjen PPU itu mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan intelijen daerah guna mengamankan pilkada.

"Kan ada komite intelejen daerah. Mereka selalu melakukan pertemuan-pertemuan, shering informasi untuk deteksi dini hadapi potensi-potensi ancaman konflik pilkada," terang Soedarmo yang juga mantan Staf Ahli Bidang Ideololgi dan Politik Badan Intelijen Negara.

Dengan adanyashering informasi tersebut, lanjutnya, seluruh pihak di daerah dapat lebih awal mencegah konflik pilkada.

"Kita juga selalu koordinasi dengan institusi penyelengara pilkada. Paling tidak saya koordinasi dengan mereka termasuk aparat keamanan," ujarnya.(dow)

Ketua Panwas Bengkalis Lantik 24 Anggota Panwascam

RiauCitizen.com, Politik - 24 petugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pilkada 2015 di Kabupaten Bengkalis mendatang resmi dilantik oleh Ketua Panwas Kabupaten Bengkalis Mendra, Rabu (1/7/15). 

Pengukuhan berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut ini tampak hadir Anggota Banwas Provinsi Riau Rusidi Rusdan, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan Wakapolres Bengkalis Kompol Defriyanto, Perwakilan Panwaslu Riau, Pas Intel Kodim 0303 Bengkalis dan Kasat Intel Polres Bengkalis.

Kesempatan ini Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dalam sambutannya mengatakan, sebagai wasit atau pengadil, Panwascam dituntut bersikap profesional. Karena, mempunyai tugas strategis mengawasi setiap tahapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Bengkalis

“Saya berharap seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik, segera melakukan koordinasi, baik secara vertikal maupun horizontal dengan semua pemangku kepentingan terkait. Sehingga tahapan-tahapan yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati 2015 ini, dapat diawasi dan terlaksana dengan baik,” harapnya. 

Lebih lanjut Herliyan mengatakan, setiap anggota Panwascam mempunyai tanggungjawab dalam menjaga stabilitas sosial politik pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 2015. 

“Untuk itu, seluruh anggota Panwascam dituntut untuk sikap profesional. Untuk itu jangan sampai dan tidak boleh timbulnya konflik. Apalagi berpihak kepada salah satu pasangan calon atau kepentingan poltik kelompok tertentu. Jika ini terjadi, tentu masyarakat yang akan dirugikan,” pesannya.(dic/rtc)

4 Menteri Dijadwalkan Hadir pada Event Bakar Tongkar di Rohil

RiauCitizen.com, Budaya - Dalam pelaksanaan iven nasional ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi besok, kamis (02/07/2015) akan di hadiri 4 menteri.

"Kita undang 4 menteri dan sudah disurati diantaranya Menko Kemaritiman Dr Ir Dwisuryo Indroyono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, "kata Bupati Rohil Suyatno usai ikuti seminar motivasi Andrie Wongso, Kamis (02/07/2015).

Selain itu, lanjut Suyatno, menteri Pariwisata (Menpar) Ir Arief Yahya MSc dan Menteri Perhubungan Ignasiun Jonan.

Bupati menambahkan, ritual ini menjadi event wisata yang memang sudah mendunia. Bahkan puluhan ribu orang akan datang untuk menyaksikan acara ini. "Ini sudah tradisi masyarakat Tionghoa yang merupakan sejarah leluhur pada zaman dahulu, "katanya.

Berhubung orang Tionghoa Bagan Siapiapi banyak yang merantau seperti ke Hongkong, Tiongkok, Singapura, Thailand, Taiwan, Malaysia dan akan banyak yang pulang.

Untuk itulah pemerintah daerah mengambil moment ini untuk dijadikan objek wisata, dengan harapan semakin ramai akan jadi geliat ekonomi di Bagan Siapiapi.(dic/btp)

Inilah Tips Membeli Pakaian Bekas

RiauCitizen.com, Info - Bagi yang hobi membeli pakaian bekas ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar anda mendapatkan barang yang bagus serta nyaman dipakai.

Berikut ini tips membeli pakaian bekas:

1. Pada saat membeli pakaian bekas, lihatlah fisik dari baju tersebuit. Cek ada bolong atau cacat pada bagian baju bekas tersebut atau tidak.

2. Setiap baju bekas tentunya tidak semuanya bagus, bisa saja ada baju yang terkena noda. Kenalilah noda yang ada pada baju tersebut apakah bisa dihilangkan atau tidak pada saat mencucinya.

3. Ketika menyimpannya, pisahkan baju bekas yang sudah dibeli dengan baju Anda, untuk menghindari peneybaran bakteri.

4. Sebelum dicuci, rendamlah dengan air panas selama 30 menit untuk membunuh kiman dan bakteri yang menempel pada baju bekas tersebut.

5. Cucilah dengan bersih baju bekas tersebut dengan deterjen secukupnya dan tunggu kurang lebih satu jam.

6.Ketika akan menjemurnya harus di bawah sinar matahari langsung. Hal ini supaya kuman yang masih tertinggal akan mati terkena sinar matahari.

7 Jika sudah kering, baju bekas tersebut disetrika pada bagian dalam dan luarnya.(dic/bim)

Mangkir Sidang Gugatan TUN APWP, Jamadi : Pemko tidak ada Itikad Baik

RiauCitizen.com, Hukum - Pemerintah Kota Pekanbaru tak hadiri sidang gugatan atas Pengusaha warnet yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Warnet Pekanbaru (APWP) di PTUN Kota Pekanbaru, Rabu (01/07/2015). Setelah satu jam lebih APWP menanti, pihak pihak pemko tidak hadir tanpa keterangan.

Majelis Hakim, Hujja tulhaq SH MH akhirnya memutuskan untuk menunda persidangan minggu depan. Yang mesti dihadiri oleh kedua pihak.

Kuasa Hukum APWP, Jamadi Sipahutar SH menyayangkan sikap Pemko Pekanbaru yang mangkir. "Kita sayangkan, mereka tidak ada konfirmasi kehadiran. Tidak ada itikad baik," katanya kepada wartawan.

Jamadi menilai semestinya sebagai pelayan masyarakat, pihak Pemko Pekanbaru memenuhi panggilan pengadilan untuk mendengar dan menjawab keberatan dari APWP. "Kita sudah kirimkan surat, pengadilan tentu sudah panggil pihak pemko," sebutnya.

Untuk itu pihaknya masih akan melanjutkan proses hukum atas gugatan peraturan walikota dan surat edaran walikota tentang jam operasional warnet Pekanbaru. "Seperti yang disampaikan majelis hakim, persidangan ditunda satu minggu. Tujuan kita menggugat agar ke depan jam operasional dibicarakan dengan asosiasi. Karena yang merasa asosiasi, harus dikomunikasikan dulu," sebutnya.

Pihak APWP menilai Pemko Pekanbaru gagal memahami dan membuat peraturannya terkait Surat Edaran Walikota tentang usaha Warung Internet (Warnet) selama ramadan.

Pasalnya peraturan yang dibuat Surat Keputusan (SK) Nomor 310 yang ditandatangani oleh Firdaus MT, dianggap gugur demi hukum karena tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Dengan melarang dan membatasi jam operasional usaha Warnet. Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi Warnet dikatakan sebagai Reseller ISP.

Sehingga penerapan Perda Kota Pekanbaru baik pajak, jenis usaha, jam operasional dapat dikatakan gugur demi hukum karena bertentangan dengan undang-undang.

Selama ramadan Walikota Pekanbaru sudah emngeluarkan surat edaran mengenai penutupan dan pengaturan jam operasional tempat makan maupun hiburan. Untuk usaha warnet  hanya diperbolehkan buka pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. (dic/btp)

5 Personil Polres Pelalawan Berprestasi Raih Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-69

RiauCitizen.com, Budaya - Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 69, Polres Pelalawan melaksakan acara syukuran dan buka bersama di halaman Polres Pelalawan, Rabu (1/7/2015).

"Melalui revolusi mental, Polri siap memantapkan soliditas dan profesionalme guna mendukung pembangunan nasional," ujar Wakapolres Pelalawan Kompol Suparman SIk mewakili Kapolres Pelalawan.a 

Usai memberikan kata sambutan, Wakapolres bersama para pejabat Polres Pelalawan  memberikan Reward piagam penghargaan kepada personil polres Pelalawan yang memiliki prestasi dalam melaksanakan tugas sehari-seharinya.

Adapun nama-nama yang mendapatkan penghargaan dari Wakapolres adalah Aiptu Joni Akmal, Bripka Dede Ismanto, Brigadir Nusurlis, Brigadir Feggy Fagritta dan Briptu Wira Ariyatama SH.

"Semoga personil yang mendapatkan penghargaan ini dapat lebih meningkan kinerjanya dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara," ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada para peraih penghargaan mampu menyemangati serta menjadi motivasi terhadap personil lain dalam melakukan hal yang terbaik dan berguna bagi institusi maupun individu personil.

"sehingga kedepan kehadiran polisi di masyarakat semakin baik dan berperan besar dalam menciptakan harkamtibmas yang kondusif," ujarnya.(dic/btp)

Jelang Bakar Tongkang Beberapa Ruas Jalan Di Rohil Macet

RiauCitizen.com, Budaya - Menjelang dilaksanakan puncak wisata budaya bakar tongkang yang dilakukan hari ini, Kamis (02/07/2015) membuat aktivitas di Bagansiapi-api meningkat. Bahkan, beberapa ruas di Kota Bagansiapi-api terjadi kemacetan kendaraan.

Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan MSi tidak menampik hal tersebut. "Sebagaimana yang sudah dimaklumi bersama, kegiatan wisata budaya bakar tongkang di Bagansiapi-api itu mampu menarik perhatian yang luar biasa. Dimana, para pengunjung dari dalam maupun luar daerah bahkan negara tetangga berdatangan ke Bagansiapi-api, "ungkapnya.

Untuk itu, tambah Surya, kegiatan wisata budaya bakar tongkang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pasalnya, kegiatan wisata budaya bakar tongkang mampu memberikan kontribusi yang positif baik terhadap masyarakat maupun daerah khususnya Bagansiapi-api.

Sementara, pelaksanaan wisata budaya bakar tongkang yang dilaksanakan oleh warga Tionghoa Bagansiapi-api yang pertama dilakukan tepat pada tanggal 15 dan 16 bulan 5 Imlek menurut penanggalan Imlek atau Rabu dan Kamis (1-2/7) ini dimulai tepat pukul 00.00 WIB.

Kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan ritual yang dilakukan warga Tionghoa di kelenteng Ing Hok King. Seiring dengan itu, dupa berukuran besar yang berada di sebelah kanan kelenteng Ing Hok King dibakar. Secara bersamaan pula, bahan-bahan diletakkan di altar yang telah disiapkan di halaman kelenteng Ing Hok King. Hingga tidak mengherankan asap dupa menyeruak di sekitar kelenteng.

Ritual seperti ini dilaksanakan sampai siang hari hingga sampai terjadi penjemputan replika tongkang guna disemayamkan di kelenteng Ing Hok King. Dengan disemayamkan replika tongkang tersebut, maka tidak ada aktivitas di kelenteng Ing Hok King.

Selanjutnya, hari ini kamis (02/07/2015), replika tongkang diarak menuju ke lokasi areal pembakaran yang berada di Jalan Perdagangan.(dic/btp)

Gaet Wisatawan, Pemko Pekanbaru Agendakan Festival Lampu Colok

RiauCitizen.com, Budaya - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru tahun ini akan kembali mengagendakan festival lampu colok untuk menambah semarak saat malam ramadan. Festival ini selain menjadi tradisi juga untuk menarik minat wisatawan datang ke Pekanbaru.

Kepala Disdubpar Kota Pekanbaru, Drs Hermanius, mengatakan gelaran lampu colok merupakan festival budaya tradisional yang digelar setiap tahun saat malam ke 27 ramadan.

“Kalau untuk persiapan panitia kecilnya sudah. Tinggal membentuk panitia besarnya yang belum. Mungkin dalam minggu ini akan diadakan rapat untuk membahas festival lampu colok agar dapat dijadwalkan secara pasti,” katanya, Kamis (02/07/2015).

Saat ditanyakan untuk lokasi tahun ini Hermanius menyebutkan akan diputuskan dalam rapat. “Kita belum bisa tentukan di mana. Tapi biasanya kita lihat di kecamatan mana yang belum pernah menggelar festival lampu colok itu. Makanya kita akan usulkan dalam rapat nantinya,” katanya.

Hermanius menyampaikan selain untuk penerang kampung, lampu colok sebagai bentuk rasa syukur memasuki malam lailatulqadar dan menyambut gembira hari kemenangan Idul Fitri. Festival tersebut digelar sebagai bentuk melestarikan budaya tradisional Melayu Pekanbaru.

"Ini juga bisa jadi ajang promosi wisata daerah Kota Pekanbaru, sehingga tidak cuma warga lokal, warga luar pun mengenal Festival ini,” tutupnya.(dic/btp)

Jual Beli Lahan Hingga 200 Ha, Kades Tanjung Kuras Siak Dipolisikan

RiauCitizen.com, Hukum - Adanya jual beli lahan seluas 200 Hektar (Ha) di Desa Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang dilakukan oleh pengusaha dari Pekanbaru tahun 2012 lalu  yang menjebloskan Kepala Desa (Kades) Tanjung Kuras ke Polda Riau dinilai penuh kejanggalan.

Pasalnya, ‎Eddi Johan melaporkan Badaruddin kepada Polda Riau sebagai penjual lahan  di desa itu. Sementara, yang menjual lahan di desa itu kepada orang lain adalah Kades Permai, Samsir Khalid.

‎Hal itu diungkapkan ‎Abas Khalid, Mantan Sekdes Tanjung Kuras, Rabu (1/7/2015) di Siak. "Seharusnya yang ditahan itu Kades Permai, bukan kades Tanjung Kuras," katanya.

Diterangkan Abas, adanya jual beli lahan yang dilakukan Kades Permai di Desa Tanjung Kuras itu karena lahan yang sudah di beli Eddi Johan itu selama 1,4 tahun tidak di kelola sebagaimana janjinya untuk menjadikan dengan pola KPPA kepada warga sekitar seluas 800 hektar dengan catatan 200 hektar harus dijual sebagai kebun inti dan 600 hektar dijadikan perkebunan kelapa sawit pola KPPA.

"Rupanya itu semua hanya alasan Eddi Johan. Ujung-ujungnya tidak digarap juga dan sudah dijual kepada pengusaha lain, Donny Hanggoro Cs," terangnya.

Namun, karena dinilai lahan itu tidak bertuan, kemudian Kades Permai, Samsir Khalid dengan beraninya telah menerbitkan Surat Keterangan Riwayat Pemilik dan Penguasaan Tanah (SKRPPT) untuk dijual ke rombongan Bukhari Cs pada akhir 2013 lalu sebanyak 13 SKRPPT.

"Jelas lahan itu berada di tanjung Kuras, kenapa kades Permai berani keluarkan SKRPPT. Seharusnya Samsir Khalid yang di penjara. Kenapa Polda Riau malah menangkap Kades Tanjung Kuras," tandasnya. (dic/btp)

YLKI Pekanbaru : Temukan Parsel Tak Layak, Silahkan Lapor

RiauCitizen.com, Kesehatan - Penjual parcel jelang lebaran sudah mulai bermunculan di Pekanbaru. Meskipun banyak parcel yang dibuat menarik sedemikian rupa oleh penjual, namun pembeli dihimbau untuk untuk jeli dalam membeli parcel.

Hal ini perlu dilakukan karena adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan memasukkan produk-produk kadaluwarsa maupun kemasan rusak ke dalam parcel tersebut.

Ketua YLKI Kota Pekanbaru, Sukardi, Rabu (1/7/2015)  mengatakan bahwa masyarakat harus selalu waspada dan aktif mengadukan apabila menemukan produk-produk kedaluarsa.

"Makanan dan minuman yang dikemas dalam bentuk parsel sangat rentan untuk diselipkan makanan yang sudah kadaluarsa. Kita minta masyarakat waspada dan teliti memilih parsel lebaran," ujar Sukardi.

Untuk itu, dirinya menghimbau jika menemukan
kemasan makanan yang tak layak konsumsi segera lapor ke YLKI atau pihak-pihak terkait lainnya.

"Sebelum peringatan hari raya Idul Fitri, kita juga minta Desperindag untuk turun ke lapangan cek barang-barang yang dijual, karna dugaan kita ada oknum yang berbuat curang," pintanya.

"Dan penjual juga seharusnya bisa memberikan informasi yang jelas bagi konsumen mengenai produk yang dijual. Selain itu, distributor memiliki peranan penting dalam menyalurkan barangnya kepada konsumen," tutupnya.(dic/btp)

Wednesday, July 1, 2015

Dihargai Rp39,9 Miliar, Pentolan ISIS Tewas dalam Serangan Udara

RiauCitizen.com, Hukum - Seorang senior ISIS, Tariq al-Harzi, yang terkenal dengan sebutan “emir bom bunuh diri”, tewas dalam serangan udara pasukan koalisi di Suriah bulan lalu, menurut seorang pejabat AS pada Kamis (2/7). Emir dalam bahasa Arab berarti pemimpin.

Al-Harzi memerankan peran kunci dalam logistik ISIS, mengawasi upaya untuk mendapatkan jihadis dan senjata ke Irak dan Suriah yang menjadi bahan bakar perang ISIS.

Departemen Pertahanan AS mengatakan pria yang berasal dari Tunisia itu diyakini menjadi salah satu militan asing pertama yang bergabung dengan ISIS. Ia juga membantu mengatur penggunaan bom mobil di Irak.

"Ini adalah tangkapan besar," kata Mike Rogers, seorang komentator keamanan nasional CNN dan mantan ketua Komite Intelijen AS. "Ini akan sangat mengganggu operasi mereka untuk setidaknya beberapa waktu."

Hadiah Rp39,9 miliar 

Menurut Kapten. Jeff Davis, juru bicara Departemen Pertahanan AS, Al-Harzi tewas di Shaddadi, Suriah, pada 16 Juni.

Pemimpin ISIS itu telah telah terdaftar dalam daftar teroris AS sejak tahun lalu dan Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah US$3 juta (Rp39,9 miliar) untuk informasi yang berujung pada penangkapannya.

Bulan lalu, Pentagon mengatakan bahwa saudara al-Harzi, yang juga seorang anggota ISIS, tewas dalam serangan udara AS di Mosul, Irak, pada 15 Juni.

Saudaranya itu, Ali Awni al-Harzi, disebut berperan sebagai perantara antara ISIS dan jihadis di Afrika Utara. Pemerintah AS mengatakan ia terlibat dalam serangan mematikan di konsulat AS di Benghazi, Libya, pada 11 September 2012.

Peran di luar Irak dan Suriah

Namun Tariq al-Harzi adalah seorang tokoh yang lebih menonjol di ISIS.

Dia diyakini juga memimpin operasi kelompok teroris di luar Irak dan Suriah—operasi yang belakangan menjadi jauh lebih signifikan; ISIS membentuk pijakan di Libya dan memperoleh afiliasi dari Nigeria dan Mesir, serta tempat-tempat lain.

Pentagon juga mengatakan ia mengorganisir pengadaan dan pengiriman senjata ke Suriah dari Libya.

Tariq al-Harzi dibebaskan dari penjara Abu Ghraib di Irak selama serangan ISIS pada Juli 2013.

Sementara itu, Amerika Serikat telah menargetkan pemimpin senior ISIS lainnya. Pada Mei, serangan tentara Delta Force di Suriah timur menewaskan Abu Sayyaf, yang dituduh bertanggung jawab atas finansial ISIS dari sektor minyak dan gas, serta operasi lainnya.(dow/tel)

Diskop UKM Bengkalis Bina PKL Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

RiauCitizen.com, Ekonomi - Mendorong bergeraknya ekonomi kerakyatan di tingkat bawah, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bengkalis terus melakukan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di daerah ini. 

Pembinaan terhadap PKL tersebut juga sebagai salah satu prioritas kegiatan di Diskop UKM. “Selama ini peran PKL sebagai pelaku UKM masih belum optimal dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Untuk itulah membuat program berkesinambungan agar ke depan PKL ini menjadi salah satu pelaku ekonomi terus bertahan dan berkembang,” ungkap Kepala Diskop UKM Kabupaten Bengkalis Tuah Hasrun Saily, Rabu (1/7/15). 

Dipaparkannya, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendataan terhadap PKL yang tersebar dan terus bertambah. Selanjutnya akan di data serta dibuat program pembinaan maupun subsidi bagi yang membutuhkan modal kerja untuk mengembangkan usaha mereka. 

“Bentuk program pembinaan yang akan dilakukan, tergantung dimana PKL itu berada serta produk yang dijual ke konsumen. PKL itu adalah salah satu pondasi ekonomi kerakyatan yang membutuhkan pembinaan. Mudah-mudahan program pembinaan terhadap PKL dapat berkelanjutan,” harapnya.(dow/rtc)

Disdik Pelalawan akan Terapkan Sistem Rayon di PSB 2016

RiauCitizen.com, Pendidikan - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan berencana akan menerapkan sistem rayon dalam penerimaan siswa baru (PSB) di tahun 2016 mendatang. Mengingat setiap tahun ajaran baru peminat sekolah favorit yang ada di Pangkalan Kerinci, baik itu jenjang SD, SMP maupun SMA/SMK Negeri selalu diminati.

Menurut Kepala Disdik Pelalawan, Syafruddin, pembatasan lewat rayon itu untuk mengantisipasi membludaknya para siswa yang berkeinginan sama untuk masuk ke sekolah favorit.

"Misalnya saja SMAN 1 Pangkalan Kerinci, siswa yang mendaftar bukan cuma dari Pangkalan Kerinci saja, namun dari kecamatan lain bahkan dari kabupaten lain pun ada. Sedangkan daya tampung sekolah terbatas, jadi adanya rayon itu untuk membatasi membludaknya siswa ke satu sekolah favorit saja," terang Syafrudin, Rabu (30/6/15).

Dijelaskannya, kondisi saat ini siswa cenderung memilih sekolah favorit tiap jenjangnya. Karena hal itu, sekolah yang ada di daerahnya justru tak diminati. Sehingga kondisi ini mengakibatkan juga penyebaran siswa yang tak merata.

"Dengan tidak adanya pembatasan rayon, membuat siswa berbondong-bondong hanya mendaftar ke sekolah favorit. Sementara sekolah yang berada di tempat siswa berada, justru tak diminati," ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pemberlakuan sistim rayon yang akan ditetapkan tahun depan itu nantinya benar-benar tidak akan menerima siswa yang berada di luar rayon dimana siswa itu berdiam.

"Dengan adanya pemerataan pendidikan ini khususnya penyebaran siswa, diharapkan tidak ada lagi membludaknya para siswa yang hanya mendaftar ke sekolah favorit saja," pungkasnya. (dow/rtc)

PSDB di Pelalawan Masih Diwarnai Adanya Surat "Sakti" Oknum Pejabat dan Dewan

RiauCitizen.com, Pendidikan - Prestasi gemilang yang diperoleh siswa setelah lulus untuk melanjutkan ke sekolah diatasnya sepertinya tidak menjadi modal kilat agar bisa masuk ke sejumlah sekolah favorit dikabupaten Pelalawan. Tersiar kabar miring saat penerimaan siswa baru (PSB), justru surat sakti dari oknum pejabat, hingga anggota dewan paling ampuh.

Fenomena inilah yang sering terjadi dikabupaten Pelalawan setiap memasuki tahun ajaran baru. "Percuma saja anak saya, memiliki nilai bagus, tapi tak bisa juga lulus disekolah favorit, justru anak yg nilai jelek lulus," terang salah seorang wali murid, menolak awak media, Rabu (1/6/15) menulis namanya, ketika mengetahui anaknya, tak lulus mendaftar di salah satu sekolah favorit di Pangkalan Kerinci.

Dengan penuh rasa kekecewaan yang mendalam, ibu empat anak ini tidak bisanya, putra tersebut masuk lantaran ada desakan-desakan dari oknum pejabat hingga anggota dewan yang memasukkan sanak keluarga ke sekolah favorit ini.

"Ya, kita kan masyarakat biasa. Mau diapakan lagi. Terpaksa kita terima aja lagi," sebutnya.

Berdasarkan, informasi tambahnya, setiap sekolah mau masuk sekolah favorit di Pangkalan Kerinci, harus memiliki dekingan dari orang-orang hebat. "Ya, begitulah. Kalau mau masuk sekolah favarit meski memiliki dekingan," tandasnya.(dow/rtc)

PDI P Mulai Syaratkan Dukungan Calon untuk Maju Pilkada 2015

RiauCitizen.com, Politik - Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah Rokan Hilir (Rohil) dan Bengkalis, Desember mendatang, DPP PDI Perjuangan isyaratkan bakal mendukung Jamiluddin untuk Rohil dan Kaderismanto untuk Bengkalis

“SK nya memang belum keluar, tapi sudah ada isyarat mereka yang akan diusung. Jamiluddin yang juga ketua DPC Rohil dan Kaderismanto yang juga ketua DPC Bengkalis,”‎ kata Kordias Pasaribu, Ketua DPD PDI Perjuangan Riau kepada wartawan via telfon, Rabu (01/07/15). 

Salah satu buktinya, dua kader PDI Perjuangan tersebut sedang mengikuti ‎sekolah pembekalan partai yang dilaksanakan DPP PDI Perjuangan. Diantara sembilan kabupaten/kota yang mengikuti Pilkada tahun ini, hanya Rohil dan Bengkalis yang mengikuti pembekalan yang dimaksud. 

“‎Pembekalannya mulai hari Minggu sampai Jumat ini. Jika ada calon yang diisyaratkan bakal diusung partai tapi melanggar aturan, maka bakal calon tersebut akan ditarik dukungannya atau tidak akan direkomkan partai,” ungkapnya.‎ 

Untuk kabupaten/kota selain Rohil dan Bengkalis, ‎PDI Perjuangan terus melakukan komunikasi dengan partai lain. Ia pun yakin, dalam waktu dekat, DPP PDI Perjuangan bakal mengeluarkan rekomendasi terhadap seluruh kabupaten/kota di Riau yang akan mengikuti Pilkada.

“‎Secara prinsip memang sudah ada partai koalisi kita, tapi semua menunggu kesiapan partai yang bersangkutan. Saat ini belum saatnya dipublikasikan, tunggu sajalah waktunya,” tutup anggota Komisi A DPRD Riau ini. 

Seperti yang diketahui, sembilan kabupaten/kota di Riau akan mengikuti Pilkada tahun ini. Kesembilan kabupaten/kota yang dimaksud yakni, Kabupaten Rohil‎, Bengkalis, Rokan Hulu, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Inderagiri Hulu, Kuansing, Siak dan Kota Dumai.

Dinsosnakertrans Rohul : Perusahaan tak Bayar THR bisa Dipidanakan

RiauCitizen.com, Sosial - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rokan Hulu (Rohul) buka Pos Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) 2015 di kantornya beralamat di areal Perkantoran Bina Praja Pasirpangaraian.

Sejauh ini, dinas telah menyebar surat edaran Bupati Rohul Nomor 560/UM/541/2015, tentang pembayaran THR ke seluruh perusahaan di 16 kecamatan. Demikian kata Kepala Disosnakertrans Rohul Herry Islami melalui Kabid Hubungan Industrial (HI) Udar SPd, Rabu (1/7/15).

Udar menjelaskan surat edaran Bupati Rohul telah disebarkan ke sekitar 135 perusahaan di 16 kecamatan sejak 17 Juni 2015 lalu.

"Surat edaran ini mempedomani surat Menteri Tenaga Kerja RI Nomor Per-04/Men/1994," kata Udar kepada wartawan, Rabu.

Sedikitnya ada tiga poin dalam surat edaran Bupati Rohul, pertama pengusaha wajib membayarkan THR Keagamaan paling lambat 7 hari atau H-7 sebelum hari raya Idul Fitri atau Lebaran.

Kedua, pengusaha wajib membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja yang sudah bekerja 3 bulan secara terus menerus. Ketiga, besaran THR disesuaikan masa kerja, 1 tahun lebih THR sebesar gaji 1 bulan, dan 3 bulan diberikan secara proposional atau sesuai rumusan.

Sebagai dasar perhitungan upah sebulan untuk sektor perkebunan dan pertanian adalah Rp 2.125.500, sektor pertambangan/perminyakan Rp 2.465.000, perusahaan non sektor disesuaikan UMK Rp 1.925.000.

"Jika sampai Lebaran THR tidak dibayarkan, perusahaan bisa dipidanakan dan kena denda," tegas Udar.

Bagi karyawan yang belum menerima THR sampai H-7 Lebaran bisa melaporkan masalahnya ke Pelayanan Posko Pengaduan di Posko Bidang Pengawas Tenaga Kerja Disosnakertrans Rohul atau via SMS dan telepon ke Nomor Handphone: 081268000898, 085355816569, 082391554468.

"Laporan perusahaan yang tidak bayarkan THR tahun lalu tidak ada. Baik melalui SMS atau telepon langsung," ungkapnya.

Udar mengimbau pekerja perusahaan yang THR-nya belum dibayar sampai H-7 agar segera mengadukan ke Posko Pengaduan THR ke kantor Disosnakertrans. Tidak menunggu sampai Lebaran baru melapor.(dow/rtc)

Mantan Kadisbun Riau Kasus Korupsi Program K2I Jalani SIdang Perdana

RiauCitizen.com, Hukum - Kamis (2/7/15) besok, mantan Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Riau, Susilo. Menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. 

Hal ini diungkapkan oleh Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Hasan Basri SH kepada awak media, Rabu pagi.

"Besok perkara korupsi Program K2I, dengan terdakwa Susilo disidangkan," ucap Hasan.

dikatakan Hasan lagi, Persidangan Susilo, yang didakwa jaksa melakukan perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi Anggaran Program Kemiskinan Kebodohan dan Infrastruktur (K2i). Dipimpin oleh majelis hakim Amin Ismanto SH, yang juga Wakil Ketua PN Pekanbaru, didampingi hakim anggota Dahlia Panjaitan dan Hendri SH," tuturnya. 

Dijelaskan Hasan, berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumriadi SH. Susilo disidangkan atas perbuatannya melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Program Kemiskinan Kebodohan dan Infrastruktur (K2i). 

Dimana perkara yang menjerat Susilo itu berawal, ketika Pemerintah Provinsi Riau menganggarkan dana untuk program K2I senilai Rp 217 Miliyar dari tahun 2006 hingga 2009. Setelah diselidiki, ternyata proyek tersebut dinilai fiktif, dan negara mengalami kerugian. 

Susilo bertangung jawab dalam kasus itu, mengingat Susilo ketika itu menjabat sebagai Kepala Dinas dan pengguna anggaran. Tersangka ketika itu menanda tangani proyek K21 tersebut.

Program kebun K2I (Kemiskinan Kebodohan dan Infrastruktur) adalah salah satu program yang masuk dalam program K2I, langsung menyentuh rakyat miskin. Untuk pengembangan dan pembangunan usaha perkebunan K2I biaya yang dialokasikan untuk sektor usaha perkebunan sawit sebesar Rp217 miliar lebih, dengan luas lahan seluas 10.200 hektar.

Mencuatnya program K2I awalnya ditujukan untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dengan program perkebunan. Total alokasi anggaran utnuk kebun kelapa sawit mencapai Rp 217 Miliar. Jumlah ini untuk lahan seluas 10.200 hektar. 

Anggaran sebesar Rp 39 Miliar diketahui telah dikucurkan semasa Susilo menjabat Kadisbun Riau. Saat itu anggaran diduga tidak dikucurkan secara keseluruhan.

Atas perbuatannya, Susilo dijerat dengan Pasal 2 dan atau pasal 3 juncto pasal 18 Undang Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1,' jelas Hasan. (dow/rtc)

Adanya Aturan Baru, Ratusan Pensiunan Demo Kantor BPJS Ketenagakerjaan

RiauCitizen.com, Kesehatan - Karena merasa dibohongi, sejumlah pensiunan kerja melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Jalan Lokomotif, Kecamatan Sai, Rabu (01/07/2015).

Wahyu,  seorang pensiunan pegawai di salah satu perusahaan mengatakan, informasi yang mereka terima sebelumnya bahwa pihak BPJS Ketenagakerjaan berjanji akan melakukan pencairan dana Jaminan Hari Tua atau JHT pada hari ini.

"Tapi setelah kami mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan, ternyada ditempel aturan baru tentang BPJS. Jadi kami merasa dibohongi," katanya.

Dia menambahkan, bahwa pihaknya sudah berusaha untuk bertemu dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatra untuk meminta keterangan terkait perubahan aturan itu. "Tapi jawabannya tidak memuaskan," katanya.

Saat itu, masa yang turun ke halaman kantor BPJS Ketenagakerjaan kurang lebih sebanyak 300 orang. Dalam undang-undang nomor 40 tahun 2014 yang dipasang disalah satu dinding, menyebutkan bahwa JHT itu bisa dicairkan setelah masa kepesertaan mencapai 10 tahun.

Mereka sudah melaporkan masalah ini ke pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan jaminan solusi terkait masalah ini. Namun, kata Wahyu sayangnya, pihak terkait justru berdalih tidak mengetahui soal keberadaa aturan itu.

"Hingga saat ini kami tetap menuntut bahwa dana itu harus dicairkan," katanya.(dic/bpc)

Pembebasan Lahan masih Jadi Hambatan Pembangunan Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru

RiauCitizen.com, Ekonomi - Pembangunan perkantoran untuk Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tampaknya masih terkendala. Salah satunya pengadaan tanah untuk perkantoran baru pemko Pekanbaru di komplek perkantoran Tenayan Raya.

Seperti yang disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Pekanbaru, Irma Nofrita kepada, Rabu (01/07/2015). Ia mengatakan tahun lalu saja, masih ada tiga persil tanah yang tak terselesaikan.

"Ada tiga persil yang kita ajukan tahun 2014 lalu, yaitu pengadaan tanah perkantoran, pengadaan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan untuk pertanian," sebutnya.

Mengenai kepastian akan selesai di tahun ini Pemko belum dapat gambaran yang jelas.

"Tahun ini kita melanjutkan, tanah perkantoran dan tanah untuk dinas pertanian itu, yang untuk TPA kita belum tau, karena itu SKPD yang ajukan," terangnya.

Saat disinggung mengenai persoalan ini apakah telah koordinasi dengan pihak provinsi, Irma menyebut pemko rutin melakukan koordinasi. Hanya saja, jawaban dari pemerintah provinsi, belum juga selesai permasalahan itu lantaran RTRW provinsi yang belum jelas.

Sebagai informasi sesuai dengan rencana awal pembangunan komplek perkantoran baru di Tenayan yang sudah dirancang dengan dana tiga tahun anggaran Multiyears. Tahun pertama 2014 Pemko menganggarkan untuk pembebasan lahan seluas 200 hektare.

Tahun kedua pembangunan fisik dengan penggunaan dana 25 persen dari anggaran, hingga tahun 2017 di targetkan keseluruhan pembangunan akan mencapai 100 persen.(dic/btp)

Cuaca Panas Berkepanjangan,100 Hektar Lahan di Pelalawan Terbakar

RiauCitizen.com, Lingkungan - Riau saat ini sedang memasuki musim panas yang berlangsung hingga 3 bulan mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kabut asap dan titik api di Riau khususnya di Kabupaten Pelalawan juga sudah terpantau.

Sebelumnya, titik api di Riau berdasarkan pantauan BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat ada 55 titik api di Riau yang tersebar di 10 Kabupaten dan Kota. Untuk di Pelalawan sendiri ada 16 titik api yang terpantau.

Akibat dari suhu panas, di Dusun Kopau, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan telah terjadi kebakaran lahan dan membakar sekitar 100 hektar lahan.

Saat ini, api yang telah diketahui sejak Selasa kemarin terus diupaya pemadaman dan melibatkan personil team Karhutla gabungan dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP James I S Raja Gukguk SIk.

"Untuk pemadaman ini Kasat Reskrim yang di dampingi Kasat Bimmas Polres Pelalawan AKP Galih Apria dan Kapolsek Kerumutan IPTU Rofiqi dibantu oleh 30 personil Polres Pelalawan, 15 orang dari Polsek Kerumutan, 3 orang dari Koramil, BPBD Pelalawan 15 personil, RPK PT SLS 15 orang, RPK PT Mitra Tani 5 orang, masyarakat pemilik kebun yang terdiri dari 30 orang," ujar Paur Humas Polres Pelalawan M Sijabat.

Selain itu 1 unit mobil Pemadam kebakaran milik PT SLS, 1 unit mobil serbaguna BPBD Pelalawan, 10 unit mesin minstriker, 6 unit mesin robin dan 1 unit Helikopter dengan bombing udara juga turut membantu memadamkan api.

"Sampai saat ini api belum dapat dikuasai karena cuaca angin cukup kencang dan sasaran api yang membakar lahan sulit dijangkau lewat darat. Untuk pelaku masih dalam penyelidikan dan pemadaman masih berlangsung," ujarnya.(dic/btp)

Rawan Kecelakaan, Inilah 36 Titik yang Rentan Terjadinya Lakalantas di Riau

RiauCitizen.com, Hukum - Setelah melakukan pemantauan langsung dibeberapa lokasi titik jalan lintas untuk jalur mudik lebaran, Dinas Perhubungan Provinsi Riau menetapkan sedikitnya ada 36 titik rawan kecelakaan di jalur lintas Provinsi Riau.

Ke 36 titik rawan kecelakaan itu tersebar di empat jalur lintas, yakni lintas timur, lintas barat dan lintas selatan.

“Di setiap titik rawan akan tempatkan posko dan personel untuk memantau arus mudik. Kita juga berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau,” katanya Kepala Dinas Perhubunhan Provinsi Riau Rahmad Rahum, Rabu (01/07/2015).

Untuk jalur mudik di lintas timur terdapat 10 titik rawan kecelakaan, diantranya di Km 52, Km 104-105, Km 113-115, Km 146, Km 148 hingga Km 172, Km 171 hingga Km 214, Km 226, Batu Ampar, Simpang Makam Pahlawan, Jalan Gerilya Tembilahan dan. Km 25 Belilas.

Kemudian untuk lintas barat ada 9 titik, diantranya di Km 26-30 Jalan Garuda Sakti, Km 28, Km 99, Km 109 Kelok Indah, Km 96-99 berupa jalan dalam perbaikan atau di-rigid, Km 26 Pasar Kabun, Km 29 dan di desa Suram berupa jalan berlubang.

Sedangkan dilintas Utara memiliki 9 titik rawan, lintas timur sebanyak 10 titik, lintas barat sebanyak 9 titik dan lintas selatan sebanyak 8 titik.

Titik rawan di lintas utara ada 9 titik antara lain, terdapat di Km 45 Minas, Km 51, Km 107-108, Km 113-118 Kandis, Km 42 dari arah Baganbatu, Km 7 Lintas Simpang Pujuh dari arah Baganbatu, Simpang Solah Sedinginan, Km 156-158 Simpang Bangko, dan Jalan Sudirman Desa Barang Duku.

Sedangkan untuk Lintas Selatan terdapat 8 titik rawan yaitu di Perhentian Raya, Km 27 Desa Perhentian raja, Km 42 Silmaliyang, Simpang Koran, Desa Koto Sentajo, Desa Sako Simpang RAPP, Km 100 hingga Km 158 Airmolek ke Teluk Kuantan dan Simpang Sungai Rumbio

Menjelang H-9 aparat kepolisian akan melakukan atau membentuk posko pemantauan arus mudik disetiap titik tersebut. Kemungkinan besar akan berdiri sebanyak 52 posko pengamanan yang akan dilakukan oleh Polda Riau. Pos mulai diaktifkan saat Operasi Ketupat 2015 nanti.(dic/btp)

Dana ADD Tak Diteken Camat, Guru Ngaji ini Hanya Bisa Mengeluh

RiauCitizen.com, Pendidikan - Sekitar 20 orang guru ngaji MDTA di Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit mengeluhkan belum cairnya Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) di kampung itu. Padahal, seluruh kampung di Kabupaten Siak, telah cair. 

Akibatnya, para guru ngaji banyak yang menangis karena tidak bisa berbuat apa-apa terutama menjelang dekatnya lebaran idul fitri. Tidak cairnya dana ADD ini di karenakan Camat Sungai Apit tidak mau menandatangani dana ADD karena  kepala Kampung tersebut berada di penjara.

"Pak Camat Sungai Apit tak mau teken pencairan dana desa gara-gara  kades masuk sel, akibatnya puluhan  guru ngaji MDTA, guru ngaji tradisional menangis karena sudah 6 bulan tak gajian," kata Kepala MDTA Samsul Hadi, (1/7/2015).

Seharusnya, kata Samsul, pihak pimpinan di kecamatan memberikan solusi dan mengerti dengan kondisi mereka yang selama ini mengharapkan gaji yang sudah 6 bulan belum gajian, jika ini ditunda-tunda, akan menghambat kinerja dan aktifitas aparat kampung atau guru mengaji.

"Kami saat ini benar-benar membutuhkan dana tersebut untuk keperluan keluarga kami, maka dari itu tolonglah diberikan solusi bukan malah seperti ini ditunda dan tak ada kepastian,"ungkapnya.

Kepala Dusun II, Kampung Tanjung Kuras, Afrizal, penghulunya masih belum ada keputusan dari hakim apakah mereka bersalah atau tidak. Seharusnya kalau memang penghulu tidak ada bisa diwakilkan Krani (sekdes) atau bendahara agar para guru ngaji maupun aparat kampung bisa gajian.

"Kalau hanya gara-gara penghulu tak ada atau dipenjara dan dana tak bisa dicairkan kami akan kompak tidak masuk kerja, karena dana tersebut memang kami sangat membutuhkannya.  Kalau alasan pak camat tidak ada yang bertanggung jawab kalau sekdesnya dipenjara setidaknya pak camat memberikan solusi, dan seharusnya camat punya naluri, jangan karena marah pada salah satu orang (penghulu) masyarakat yang jadi korban,"harapnya.

Sementara itu Camat Sungai Apit, Joko Edi Himdar, ketika dihubungi melalui telpon selulernya membantah bahwa apa yang dikatakan kepala dusun dan kepala MDTA itu tidak benar.

Joko beralasan, semua itu masih dalam proses dan di masing-masing kampung juga masih belum bisa dicairkan. "Kami berharap kepada masyarakat kususnya aparat kampung atau semua guru mengaji harus bersabar sampai menunggu proses ini selesai," tandasnya. (dic/btp)